Tuesday, June 06, 2006

Bulan Film "Life as Ussual" Juni 2006


ME AND YOU AND EVERYONE WE KNOW
15 Juni 2006, Pk. 15:00

Sutradara Miranda July.
Menang di Cannes 2005, Sundace 2005, Philadelphia 2005, San Francisco 2005, Los Angeles 2005. Bercerita tentang Richard (John Hawkes) sales toko sepatu. Berpisah dengan istrinya dan bergantian mengurus dua orang anak laki-lakinya. Sampai Richard bertemu dengan Cristine (Miranda July) saat ia bekerja. Baik Richard maupun Cristine sesungguhnya memiliki keterarikan pada masing-masing. Namun tidak mudah bagi mereka untuk mengungkapkan perasaannya. Menarik melihat karakter dan hubungan antar tokoh-tokohnya. Bagaimana masing-masing karakter membangun dunianya masing-masing dan beririsan satu sama lain dengan cara yang tak terduga. Saya pribadi suka banget bagaimana masing-masing perasaan kesendirian tokoh-tokohnya di gambarkan. Miranda July tak terjebak pada penggambaran klise tentang perasaan sendiri yang mellow dan melankoli. Dia menggambarkannya dengan begitu subtil tanpa banyak kata-kata. Eksperesi yang mungkin saya pun melakukan hal yang sama ketika mengalami perasaan seperti itu. Saya sangat suka dua adegan terakhir. Saat Cristine memeluk Richard dari belakang, ketika Richard sedang memperhatikan foto burung yang dia pasang di dahan pohon depan rumahnya, saya merasakan mereka seperti dua orang yang selama ini tak dimengerti oleh sekelilingnya, kemudian bertemu dan tanpa harus bercerita banyak. Hanya dengan memeluknya, mereka bisa saling bercerita banyak hal, bertukar perasaan dan memahami satu sama lain. Juga adegan ketika anak kedua Richard mencari tahu suara apakah yang selama ini dia dengar setiap subuh. Keren. Saya suka banget film ini. Bintang empat dari saya.

PALINDROMES
22 Juni 2006, Pk.15:00

Sutradara: Todd Solondz
Film ini membuat saya terkesima dengan pendekatan visual yang dilakukan Todd untuk menggambarkan perubahan karakter tokoh utamanya Aviva. Bagi saya, Todd berhasil menggambarkan 'Palindromes' dengan sangat baik. Seperti sebuah nama yang mau kau bulak balik sedemikian rupa, tetap saja sama ga berubah. Bagi penggemar film-film dengan pendekatan cerita 'menyusun puzzle', film ini mungkin tidak seintens Amores Perros, tapi sensasi sureal dari kepingan-kepingan hidup yang seringkali terasa seperti mimpi, tergambar dengan sangat baik di sini. Dari segi cerita, Palindromes, menawarkan berbagai kemungkinan sekaligus kritik atas hipokrasi agama ketika berhadapan dengan persoalan moral dan kemanusiaan.
Mark Wiener: People always end up the way they started out. No one ever changes. They think they do but they don't. If you're the depressed type now that's the way you'll always be. If you're the mindless happy type now, that's the way you'll be when you grow up. You might lose some weight, your face may clear up, get a body tan, breast enlargement, a sex change, it makes no difference. Essentially, from in front, from behind. Whether you're 13 or 50, you will always be the same.
'Mark' Aviva Victor: Are you the same?
Mark Wiener: Yeah.
'Mark' Aviva Victor: Are you glad you're the same?
Mark Wiener: It doesn't matter if I'm glad. There's no freewill. I mean, I have no choice but to chose what I choose, to do as I do, to live as I live. Ultimately, we're all just robots programmed abritrarily by nature's genetic code
'Mark' Aviva Victor: Isn't there any hope?
Mark Wiener: For what? We hope or despair because of the way we've been programmed. Genes and randomness, that's all there is and none of it matters.
'Mark' Aviva Victor: Does that mean you're never going get married and have children?
Mark Wiener: I have no anent desire to get married or have kids. But that's beyond my control. Really, it makes no difference. Since the planet's fast running out of natural resources and we won't make it into the next century.
'Mark' Aviva Victor: What if you're wrong? What if there is a God?

A HOME AT THE END OF THE WORLD
29 Juni 2006, Pk. 15:00

Sutradara: Michael Mayer
Sebuah klise dari kehilangan orang-orang yang sangat kita sayangi. Tapi bukankah hidup seringkali membuat kita melakukan dan bereaksi secara klise. Hey, come on, we're only human, arent we? Nikmatilah ke klisean itu.

Film bulan Juni pilihan: tarlen

No comments: