Bulan Januari ini Common Room bakalan puter film-film yang temanya 'Underground' alias kehidupan bawah tanah. Mulai dari kehidpan di stasiun subway di New York, para pelarian perang Bosnia sampai para pemeriksa karcis di stasiun bawah tanah Hungaria. Tema ini sengaja dipilih untuk menampilkan sisi kehidupan yang lain yang mungkin ga kebayang sebelumnya.
Mulai bulan Januari juga, Common Room sengaja memilih tema-tema tertentu setiap bulannya. Common Room ingin menjadikan klab nonton sebagai tempat bagi teman-teman mendapatkan referensi film-film berkualitas. Klab nonton juga membuka diri bagi teman-teman yang ingin menggunakan forum ini untuk meningkatkan apresiasi teman-teman terhadap film-film berkualitas.
SUBWAY TALES FROM UNDERGROUND, merupakan kumpulan kisah-kisah pengalaman warga New York menggunakan kereta api bawah tanah yang difilmkan oleh HBO. Di film ini kita menjumpai banyak kejadian yang mungkin juga pernah kita alami, namun tak pernah benar-benar kita perhatikan. Penggarapan yang cukup baik serta ditunjang dengan akting aktor-aktornya yang memikat, membuat SUBWAY terasa begitu real, seperti mengcapture dari kehidupan sehari-hari yang kita alami.UNDERGROUND, merupakan kisah sekelompok orang yang hidup di bawah tanah menjadi spekulan senjata selama perang Bosnia. Dituturkan dengan gaya komedi gelap, garapan yang khas sutradara Emir Kusturica, film ini menyajikan metafora yang begitu kuat atas pecahnya Yugoslavia.
Kontroll Sutradara Nimrod Antal. Film Hungary. Menang di cannes 2004, chicago international film fest 2004 dan copenhagen film festival 2004.
Opening film ini dibuka oleh penjelasan dari direktur perusahaan kereta api hungary yang menjelaskan mengapa mereka memberi izin pada pembuatan film ini.
Kisah sureal dan suspense. Tentang kehidupan para kontroller atau pemeriksa tiket kereta bawah tanah yang tak ubahnya seperti kawanan gangster yang saling bersaing satu sama lain. mengambil setting di subway budapest yang sistemnya kedua tertua di dunia. Gelap. Terowongan-terowongan labirin yang membuat orang penderita klautrophobic sesak nafas. Cerita berfokus pada satu karakter utama Bulschu (Sandor Csanyi) yang memutuskan hidup sebagai kontoller dan menghabiskan hari-harinya di bawah tanah, tanpa pernah mau naik keatas dan melihat kehidupan normal dan sinar matahari. Bulschu merasa hidupnya di dunia nyata tak ada tantangan. Namun di bawah tanah, tantangan terberatnya bukan sekedar perang antar gang, tapi ketakutannya untuk menghadapi sosok misterius yang sering kali mendorong para penumpang jatuh ke rel kereta api saat kereta metro melintas. Adegan yang membuatku tercekat adalah salah satu mimpi Bulschu ketika anak perempuan Bela salah satu masinis kereta metro, mengajak Bulcshu ke suatu tempat untuk bertemu dengan sosok misterius yang di takuti Bulcshu selama ini. Pemandangan stasiun bawah tanah itu bener-bener sureal. Kekerasan yang muncul difilm ini juga sebenernya cukup hard core. Untuk sebuah film yang digarap oleh sutradara muda pemula. Patut diacungi jempol dan memang layak dengan semua penghargaan yang diperoleh.
No comments:
Post a Comment